Tata Cara dan Kumpulan Doa Meminta Hujan Turun

Tata Cara dan Kumpulan Doa Meminta Hujan Turun

Hujan adalah salah satu karunia Allah SWT yang sangat penting bagi kelangsungan hidup di bumi. Air yang turun dari langit ini menyuburkan tanah, mengisi sungai, danau, waduk, serta menjaga keseimbangan ekosistem. Tanpa hujan, kehidupan akan terancam oleh kekeringan, gagal panen, dan kelangkaan air. Oleh sebab itu, ketika hujan tak kunjung turun, umat Islam dianjurkan untuk berdoa memohon turunnya hujan, bahkan Rasulullah SAW telah memberikan contoh doa khusus untuk hal ini.

Pentingnya hujan dalam kehidupan tidak bisa dilebih-lebihkan. Hujan membantu menyuburkan tanah sehingga cocok untuk pertanian, mengisi cadangan air yang menjadi sumber kehidupan, membersihkan udara dari polusi, serta menjadi tanda kebesaran Allah SWT dalam mengatur alam semesta. Dalam Al-Qur’an, hujan disebut sebagai rahmat yang diberikan Allah kepada siapa yang Dia kehendaki. Kekeringan yang berkepanjangan sering kali menjadi peringatan bagi manusia untuk kembali mengingat dan bersyukur kepada-Nya.

Meminta hujan atau istisqa adalah salah satu sunnah Rasulullah SAW ketika terjadi kemarau panjang. Dalam sebuah hadis sahih yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Zaid RA disebutkan bahwa Rasulullah SAW keluar menuju tanah lapang untuk melaksanakan shalat istisqa, kemudian membalikkan selendangnya dan berdoa memohon hujan. Hal ini juga diperkuat oleh firman Allah dalam surah Asy-Syura ayat 28 yang menyatakan bahwa Dialah yang menurunkan hujan setelah manusia berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya.

Kumpulan Doa Meminta Hujan

Doa yang Paling Sering Dibaca Rasulullah SAW

اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ، عَاجِلًا غَيْرَ آجِلٍ
Allahumma asqina ghaithan mughithan mari’an naafi’an ghaira dhaarrin, ‘aajilan ghaira aajilin.

Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menyelamatkan, menyenangkan, bermanfaat, tidak membahayakan, segera dan tidak ditunda-tunda.”
(HR. Abu Dawud)

Doa Singkat Meminta Hujan

اللَّهُمَّ اسْقِنَا وَأَغِثْنَا
Allahumma asqina wa aghitsna.

Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami dan limpahkanlah pertolongan-Mu.”

Doa Memohon Hujan yang Berkah

اللَّهُمَّ اسْقِ عِبَادَكَ وَبَهَائِمَكَ وَانْشُرْ رَحْمَتَكَ وَأَحْيِ بَلَدَكَ الْمَيِّتَ
Allahumma asqi ‘ibadaka wa baha’imaka wansyur rahmataka wa ahyi baladakal mayyit.

Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah hujan kepada hamba-hamba-Mu dan binatang-binatang-Mu, sebarkanlah rahmat-Mu, dan hidupkanlah negeri-Mu yang tandus.”
(HR. Abu Dawud)

Doa Rasulullah SAW Saat Khutbah Istisqa

اللَّهُمَّ أَنْتَ اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ الْغَنِيُّ وَنَحْنُ الْفُقَرَاءُ، أَنْزِلْ عَلَيْنَا الْغَيْثَ، وَاجْعَلْ مَا أَنْزَلْتَهُ لَنَا قُوَّةً وَبَلاغًا إِلَى حِينٍ
Allahumma anta Allahu laa ilaaha illa anta, anta al-ghaniyyu wa nahnu al-fuqaraa’, anzil ‘alaina al-ghaitha, waj‘al ma anzaltahu lana quwwatan wa balaaghan ila hiin.

Artinya:
“Ya Allah, Engkaulah Allah, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau Maha Kaya, sedangkan kami adalah hamba-hamba yang fakir. Turunkanlah hujan kepada kami, dan jadikanlah hujan yang Engkau turunkan sebagai kekuatan dan bekal hingga waktu tertentu.”
(HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Doa Setelah Hujan Turun

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ
Muthirna bifadhlillahi wa rahmatih.

Artinya:
“Kami diberi hujan berkat karunia Allah dan rahmat-Nya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Doa Meminta Hujan Saat Musim Kemarau Panjang

اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا تُغِيثُ بِهِ الْبِلادَ وَتُحْيِي بِهِ الْعِبَادَ
Allahumma asqina ghaithan tughiithu bihi al-bilaada wa tuhyi bihi al-‘ibaad.

Artinya:
“Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang dengannya Engkau menyelamatkan negeri dan menghidupkan hamba-hamba-Mu.”

Cara Meminta Hujan Menurut Sunnah

Memohon hujan dapat dilakukan dengan berdoa langsung atau melalui shalat istisqa. Berdoa langsung dapat dilakukan kapan saja, baik sendiri maupun bersama, terutama setelah shalat fardhu, ketika khutbah Jumat, atau di waktu-waktu mustajab lainnya. Saat berdoa, hendaknya memperbanyak istighfar, memuji Allah, bershalawat kepada Nabi, dan mengangkat tangan dengan penuh kerendahan hati.

Shalat istisqa adalah shalat sunnah dua rakaat yang dilakukan secara berjamaah di tanah lapang, mirip dengan shalat Idul Fitri. Setelah shalat, imam menyampaikan khutbah yang berisi ajakan bertaubat, memperbanyak istighfar, dan berdoa memohon hujan. Dalam pelaksanaannya, disunnahkan untuk membalikkan selendang atau kain luar sebagai simbol perubahan keadaan dari kekeringan menjadi kesuburan.

Waktu Mustajab Berdoa Meminta Hujan

Waktu yang dianjurkan untuk berdoa antara lain saat terjadi kekeringan panjang, setelah shalat fardhu, ketika berpuasa atau menjelang berbuka, saat hujan mulai turun, dan pada hari Jumat. Memanfaatkan waktu-waktu ini dapat menjadi salah satu ikhtiar agar doa lebih mudah dikabulkan.

Adab Meminta Hujan

Beberapa adab yang dianjurkan antara lain memperbanyak istighfar sebelum berdoa, bersedekah, bertaubat dengan sungguh-sungguh, mengakui kelemahan diri di hadapan Allah, dan memohon hujan yang bermanfaat, bukan hujan yang membawa bencana. Menghindari keluhan berlebihan dan tetap bersyukur adalah sikap yang dianjurkan dalam setiap doa.

Hikmah dan Pelajaran

Doa meminta hujan mengajarkan kita untuk selalu bergantung kepada Allah, menumbuhkan rasa syukur ketika hujan datang, menguatkan solidaritas antarumat, dan mendorong introspeksi diri. Kekeringan sering menjadi ujian yang mengingatkan manusia untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal shalih.

Penutup

Meminta hujan melalui doa adalah wujud pengakuan bahwa hanya Allah yang berkuasa menurunkan rahmat dari langit. Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan melalui doa-doa dan shalat istisqa sebagai panduan umatnya. Dalam melakukannya, sertai dengan rasa ikhlas, penuh harap, serta keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan. Dengan memperbanyak istighfar, sedekah, dan memperbaiki hubungan dengan sesama, insya Allah hujan yang turun akan membawa berkah, kemanfaatan, dan keselamatan bagi semua makhluk.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *