Penjelasan Pesona Buah Dada Bidadari Surga dalam Al-Qur’an dan Hadist

Dalam Al-Qur’an dan Hadist, terdapat beberapa ayat dan riwayat yang membahas tentang kenikmatan surga, termasuk deskripsi mengenai bidadari. Salah satu ciri khas bidadari yang sering digambarkan adalah memiliki buah dada yang indah dan menawan.

Namun, perlu dipahami bahwa pemahaman tentang buah dada bidadari di surga tidak boleh diartikan secara harfiah dan vulgar. Deskripsi ini lebih bersifat metafora untuk menggambarkan kesempurnaan dan keindahan fisik bidadari sebagai salah satu kenikmatan surgawi.

Read More

Berikut penjelasan mengenai buah dada bidadari surga berdasarkan Al-Qur’an dan Hadist:

Buah Dada Bidadari Surga dalam Al-Qur’an

Surah An-Naba’ ayat 31-33: Ayat ini menggambarkan bidadari dengan “buah dada yang menonjol dan kencang, seperti buah-buahan yang dipetik.” Deskripsi ini menggunakan metafora buah-buahan untuk menunjukkan keindahan dan kesegaran buah dada bidadari.

إِنَّ لِلۡمُتَّقِینَ مَفَازًا ۝٣١ حَدَاۤىِٕقَ وَأَعۡنَـٰبࣰا ۝٣٢ وَكَوَاعِبَ أَتۡرَابࣰا ۝٣٣  [النبأ]

Maknanya: Sungguh ada tempat kebahagian bagi orang orang yang bertaqwa, yaitu kebun kebun yang dipenuhi buah buah anggur, dan gadis gadis yang bundar menonjol buah dadanya, yang memiliki usia yang sama.

Surah Al-Waqi’ah ayat 35-38: Ayat ini menjelaskan bahwa bidadari di surga diciptakan dengan “ciptaan yang baru” dan menjadi “perawan yang perawan.” Hal ini menunjukkan bahwa bidadari di surga memiliki kecantikan fisik yang sempurna dan selalu muda.

 (35) إِنَّآ أَنشَأْنَٰهُنَّ إِنشَآءً
(36) فَجَعَلْنَٰهُنَّ أَبْكَارًا
(37) عُرُبًا أَتْرَابًا
(38) لِّأَصْحَٰبِ ٱلْيَمِينِ

Artinya: Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung () dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. () penuh cinta lagi sebaya umurnya. () (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan.

Buah Dada Bidadari Surga dalam Hadist

  • Hadist Riwayat Bukhari dan Muslim: Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya di surga ada bidadari yang buah dadanya seperti buah apel dan buah anggur.” Hadist ini memperkuat deskripsi Al-Qur’an tentang keindahan dan kesempurnaan buah dada bidadari.
  • Hadist Riwayat Tirmidzi: Rasulullah SAW bersabda, “Bidadari di surga tidak memiliki bekas melahirkan dan tidak pernah haid.” Hadist ini menunjukkan bahwa bidadari di surga memiliki kecantikan fisik yang selalu terjaga dan sempurna.

Penjelasan Ulama

Para ulama menjelaskan bahwa deskripsi buah dada bidadari di surga merupakan salah satu cara Allah SWT untuk menggambarkan kenikmatan surga yang tidak dapat dibandingkan dengan kenikmatan di dunia. Hal ini bertujuan untuk memotivasi manusia untuk beramal saleh dan beriman kepada Allah SWT.

Penting untuk diingat bahwa kenikmatan surga tidak hanya terbatas pada kenikmatan fisik seperti keindahan bidadari. Surga juga memiliki kenikmatan spiritual yang jauh lebih tinggi, seperti bertemu dengan Allah SWT, merasakan kedamaian dan kebahagiaan yang abadi, dan terbebas dari segala kesusahan.

Pemahaman tentang buah dada bidadari di surga harus dilakukan dengan cara yang seimbang, tidak berlebihan, dan tidak vulgar. Deskripsi ini merupakan metafora untuk menggambarkan kesempurnaan dan keindahan bidadari sebagai salah satu kenikmatan surgawi. Kenikmatan surga tidak hanya terbatas pada kenikmatan fisik, tetapi juga kenikmatan spiritual yang jauh lebih tinggi.

Catatan: Artikel ini dimaksudkan untuk memberi pengetahuan seimbang terkait beberapa penjelasan Buah Dada Bidadari Surga kelak dalam Al-qur’an dan Hadits. Tidak dimaksudkan untuk memberitakan sesuatu konten vulgar.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *