SAHABATSANTRI – Momen refleksi dan penguatan komitmen PMII Maros fokus kembangkan kaderisasi yang kuat, merangsang inovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat. Saat merayakan Puncak Peringatan Harlah Ke-64 di Gedung PCNU Kabupaten Maros pada Rabu (17/4/2024).
Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Maros, Abrar Rahman, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar PMII Maros terus memainkan peran strategis sebagai mitra kritis pemerintah daerah.
Ia mendorong PMII untuk mengawal setiap kebijakan pemerintah daerah dan bersinergi dalam program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
“PMII Maros harus tetap menjadi mitra kritis pemerintah daerah, mengawal setiap kebijakan pemerintah daerah, serta bisa melakukan kerja-kerja kolaborasi dengan kebijakan pemerintah daerah yang dinilai baik untuk masyarakat banyak,” tegas Abrar Rahman.
Kaderisasi menjadi fokus utama PMII Maros ke depan. Abrar Rahman meyakini bahwa dengan membangun nalar kritis melalui kaderisasi, diskusi, dan kajian, kader-kader PMII Maros akan mampu menjadi intelektual muda yang berkontribusi dalam berbagai bidang.
“Kaderisasi harus digalakkan, diskusi dan kajian harus menjadi agenda rutin dan wajib di tingkat cabang dan komisariat, sehingga terbangun intelektualitas dan jiwa kritis kader-kader PMII Maros terhadap realitas sosial, ekonomi dan politik di Kabupaten Maros,” ucapnya.
Ketua PC PMII Maros, Muhammad Haidir Idris, menambahkan bahwa kaderisasi dan inovasi adalah kunci utama untuk memajukan PMII Maros. Ia mengajak para kader di tingkat komisariat untuk meningkatkan intelektualitas, kreatif, dan berani dalam berinovasi.
“Saya mengajak kader-kader PMII Maros yang ada di komisariat-komisariat untuk terus bergerak melakukan kaderisasi, meningkatkan kualitas pengetahuan kader, dan terus berinovasi supaya organisasi kita ini diminati oleh mahasiswa-mahasiswi yang ada di Maros,” katanya.
Muhammad Haidir Idris juga mengajak seluruh kader untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia meyakini bahwa PMII Maros memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dan pembangunan di Kabupaten Maros.
“PMII Maros harus terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kita harus menjadi agen perubahan dan pembangunan di Kabupaten Maros,” tegasnya.
Acara Puncak Peringatan Harlah Ke-64 PMII Maros ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, H. Muhammad. Dalam sambutannya, H. Muhammad menyampaikan harapannya agar PMII Maros terus berkembang dan menjadi organisasi yang berdaya.
“PMII Maros adalah organisasi yang memiliki sejarah panjang dan telah banyak berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. Saya berharap PMII Maros terus berkembang dan menjadi organisasi yang berdaya,” kata H. Muhammad.
H. Muhammad juga menekankan pentingnya PMII untuk terus membangun kaderisasi yang kuat. Ia meyakini bahwa kader-kader PMII adalah aset bangsa yang perlu dibina dan dikembangkan.
“Kaderisasi adalah kunci utama untuk kemajuan PMII. Kita harus terus membangun kaderisasi yang kuat agar PMII dapat terus berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tegasnya.
Peringatan Harlah Ke-64, PMII Maros fokus kembangkan kaderisasi ini menjadi momen penting bagi organisasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat kaderisasi, inovasi, dan kolaborasi menjadi kunci utama untuk mencapai tujuan tersebut.