Ramadhan Hemat & Cerdas: Cek 13 Tips Kelola Uang By Pakar Ekonomi UM Surabaya

SAHABATSANTRI- Bagi Anda yang ingin tetap berhemat dan cerdas dalam mengelola keuangan selama Ramadhan, Cek 13 tips kelola uang by pakar Ekonomi UM Surabaya yaitu Arin Setyowati, selaku pakar ekonomi Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya).

1. Rencanakan dan Susun Anggaran yang Tepat

Langkah awal yang krusial adalah merencanakan dan menyusun anggaran yang tepat dan ketat. Hitunglah pemasukan dan pengeluaran Anda, kemudian susun anggaran yang realistis untuk kebutuhan selama Ramadhan. Manfaatkan hilangnya jatah makan siang untuk menghemat pengeluaran.

Sebagai contoh, jika anggaran mingguan Anda biasanya Rp 700.000, cobalah turunkan menjadi Rp 500.000 selama Ramadhan. Selisih pengeluaran ini dapat ditabung atau diinvestasikan untuk menambah nilai di masa depan.

2. Buat Daftar Menu Sahur dan Berbuka

Membuat daftar menu sahur dan berbuka bukan hanya membantu Anda memilih makanan yang sehat dan bergizi, tetapi juga membantu mengendalikan pengeluaran. Dengan daftar menu, Anda dapat berbelanja lebih terarah dan terhindar dari pembelian impulsif.

Daftar menu ini juga dapat menjadi stimulus untuk berbuka di rumah, sehingga meminimalisir pengeluaran untuk berbuka di luar.

3. Belanja Lebih Awal

Fluktuasi harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya sering kali terjadi di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, Arin menyarankan untuk melakukan belanja lebih awal.

Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan harga dan memastikan Anda mendapatkan bahan-bahan dengan harga yang lebih stabil. Namun, tetaplah berbelanja dengan bijak dan hindari panic buying.

4. Siapkan Anggaran untuk Zakat

Zakat merupakan kewajiban bagi umat Muslim yang mampu. Siapkan anggaran khusus untuk zakat fitrah dan zakat maal sejak awal. Pisahkan dananya agar tidak tercampur dengan anggaran lainnya.

Pembayaran zakat fitrah sebaiknya dilakukan paling lambat sebelum sholat Shubuh di hari Lebaran, sedangkan zakat maal dibayarkan setahun sekali.

5. Kelompokkan Pengeluaran Ramadhan dan Lebaran

Kebutuhan Ramadhan umumnya fokus pada kebutuhan pokok sahur dan berbuka, sedangkan kebutuhan Lebaran lebih beragam, seperti hadiah/THR, kue lebaran, baju baru, dan ongkos mudik.

Kelompokkan pengeluaran ini agar Anda dapat mengalokasikan anggaran dengan lebih terarah dan memastikan semua kebutuhan terpenuhi tanpa melebihi budget.

6. Hindari Gaya Hidup Konsumtif

Bulan Ramadhan bukan saatnya untuk berfoya-foya. Hindari membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan. Manfaatkan promo dan diskon dengan bijak, dan prioritaskan kebutuhan daripada keinginan.

7. Evaluasi Pengeluaran Secara Berkala

Melakukan pencatatan pengeluaran harian dan evaluasi secara berkala membantu Anda mengendalikan pengeluaran agar tidak berlebihan.

8. Manfaatkan Promo dan Diskon dengan Bijak

Bulan Ramadhan identik dengan berbagai promo dan diskon menarik di berbagai toko dan marketplace. Manfaatkan momen ini untuk berbelanja kebutuhan Ramadhan dengan harga yang lebih hemat.

Namun, ingatlah untuk tetap berbelanja dengan bijak. Jangan tergoda untuk membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan hanya karena harganya murah.

9. Buat Menu Sahur dan Berbuka yang Sehat dan Hemat

Membuat menu sahur dan berbuka yang sehat dan hemat bukan hal yang mustahil. Anda dapat mencari inspirasi menu di internet atau buku masak yang menawarkan resep-resep lezat dan bergizi dengan bahan-bahan yang terjangkau.

10. Berbagi Makanan dengan Tetangga dan Keluarga

Salah satu keistimewaan Ramadhan adalah tradisi berbagi. Anda dapat berbagi makanan dengan tetangga dan keluarga untuk menjalin silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan.

11. Lakukan Kegiatan Bermanfaat dan Tidak Boros

Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan spiritualitas dan melakukan kegiatan yang bermanfaat. Anda dapat mengikuti kajian agama, tadarus Al-Quran, atau melakukan kegiatan sosial lainnya.

Hindari kegiatan yang boros dan tidak bermanfaat, seperti berfoya-foya atau bermain judi.

12. Gunakan Transportasi Umum atau Berkendara Bersama

Jika memungkinkan, gunakan transportasi umum atau berkendara bersama untuk menghemat biaya transportasi. Hal ini juga dapat membantu mengurangi polusi udara dan menjaga kelestarian lingkungan.

13. Menabung dan Berinvestasi

Meskipun Ramadhan identik dengan pengeluaran, namun jangan lupa untuk tetap menabung dan berinvestasi. Sisihkan sebagian dari penghasilan Anda untuk ditabung atau diinvestasikan sebagai persiapan masa depan.

Anda dapat menggunakan aplikasi pencatat keuangan untuk memudahkan proses ini. Jika diperlukan, lakukan penyesuaian anggaran agar sesuai dengan kondisi keuangan Anda.

Tips Tambahan:

  • Masak sendiri di rumah daripada membeli makanan siap saji.
  • Berbagi makanan dengan tetangga dan keluarga.
  • Lakukan kegiatan yang bermanfaat dan tidak boros.

Cek 13 tips kelola uang by pakar Ekonomi, dengan menerapkan tips anda dapat mengelola keuangan dengan lebih baik selama bulan Ramadhan dan Lebaran.

Ingatlah, Ramadhan adalah momen untuk meningkatkan spiritualitas dan kedekatan dengan Allah SWT.

Jangan biarkan masalah keuangan mengganggu kekhusyukan ibadah Anda. Selamat menunaikan ibadah puasa!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *